Kantor Bank BCA di Batam KR

Bank BCA di Batam

Kantor bank BCA di Batam, provinsi Kepulauan Riau ( KR ). 

NONAMA & KODE CABANGALAMATTELEPON
1KCU Batam (0061)Jln. Raja Ali Haji 18
Sei Jodoh
Batam KR 29432
0778-421222
2KCP Batam Center (8210)Komp. Raflesia Business Centre Blok C No. 8-9
Batam Centre 
Batam KR
0778-472501,
472371-73
3KCP Bengkong (8335)Komp. Bengkong Harapan I Blok C No.78
Batam KR 29457
0778-431211
4KCP Muka Kuning (0326)Wisma Batamindo # 01-03/04
Jln. Rasamala 1
Batam KR 29433
0778-611452,
611557
5KCP Nagoya (0340)Komp. Sakura Anpan
Jln. Imam Bonjol Blok B 6-8
Batam KR 29432
0778-457687
(hunting)
Bank BCA di Batam KR
6KCP Penuin (8520)Jl. Pembangunan
Komp. Penuin Center Blok E No. 12-12A
Batam KR 29440
0778-431879,
458694
7KCP Tanjung Uncang (8550)Jl. Brigjen Katamso
Komp. Pasar Fanindo Blok B No. 11-12
Tanjung Uncang
Batam KR 29424
0778-3581122
8KK Kantor Kas Botania (0061)Komp. Botania Garden Blok A1 No.5
Batam KR 29464
0778-7431088

Kantor bank BCA di Batam KR. Logo-BCA-01. BCA secara resmi berdiri pada tanggal 21 Februari 1957 dengan nama Bank Central Asia NV. Banyak hal telah dilalui sejak saat berdirinya itu, dan barangkali yang paling signifikan adalah krisis moneter yang terjadi pada tahun 1997.  Krisis ini membawa dampak yang luar biasa pada keseluruhan sistem perbankan di Indonesia. Namun, secara khusus, kondisi ini memengaruhi aliran dana tunai di BCA dan bahkan sempat mengancam kelanjutannya. Banyak nasabah menjadi panik lalu beramai-ramai menarik dana mereka. Akibatnya, bank terpaksa meminta bantuan dari pemerintah Indonesia. Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) lalu mengambil alih BCA pada tahun 1998.  Bank BCA di Padang,Berkat kebijaksanaan bisnis dan pengambilan keputusan yang arif, BCA berhasil pulih kembali dalam tahun yang sama. Di bulan Desember 1998, dana pihak ke tiga telah kembali ke tingkat sebelum krisis. Aset BCA mencapai Rp 67.93 triliun, padahal di bulan Desember 1997 hanya Rp 53.36 triliun. Kepercayaan masyarakat pada BCA telah sepenuhnya pulih, dan BCA diserahkan oleh BPPN ke Bank Indonesia pada tahun 2000.  Selanjutnya, BCA mengambil langkah besar dengan menjadi perusahaan publik. Penawaran Saham Perdana berlangsung pada tahun 2000, dengan menjual saham sebesar 22,55% yang berasal dari divestasi BPPN. Setelah Penawaran Saham Perdana itu, BPPN masih menguasai 70,30% dari seluruh saham BCA. Penawaran saham kedua dilaksanakan di bulan Juni dan Juli 2001, dengan BPPN mendivestasikan 10% lagi dari saham miliknya di BCA.  Dalam tahun 2002, BPPN melepas 51% dari sahamnya di BCA melalui tender penempatan privat yang strategis. Farindo Investment, Ltd., yang berbasis di Mauritius, memenangkan tender tersebut. Saat ini, BCA terus memperkokoh tradisi tata kelola perusahaan yang baik, kepatuhan penuh pada regulasi, pengelolaan risiko secara baik dan komitmen pada nasabahnya baik sebagai bank transaksional maupun sebagai lembaga intermediasi finansial. Bank BCA di Padang

Halo-BCA-Call-Center-Kantor bank BCA di Batam KR