Kantor Bank BJB di Depok

Bank BJB di Depok

Kantor Bank BJB di Depok, provinsi Jawa Barat. Alamat, no telpon dan no facimile.

NoCabangAlamatNo. TeleponNo. Fax
1KC DEPOKJl. Margonda Raya No.29 Kota Depok – 16432021-7777772, 7777773021-7777774
2KCP CIMANGGISRuko Cisalak Permai No.7 Jl. Raya Cisalak-Cimanggis Cimanggis Depok021-8730246021-8730349
3KCP CINEREJl. Raya Cinere No. 11 Kel. Cinere, Kec. Limo Kota Depok021-7531223, 7535023, 7531223021-7531262
4KCP Kelapa DuaJl.Akses UI RT/RW 06 Kota Depok021-87716260021-87716271
5KCP SAWANGANJl. Raya Parung Ciputat RT.03 RW.03 Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Sawangan Kota Depok0251-86125170251-8611826
Bank BJB di Depok
6KK Depok IIJl.Raya Kemakmuran No.48 RT 004/04 Mekar Jaya-Depok  
7KK GandulJl. Raya Gandul No. 24 RT. 38/06 Kel. Gandul Kec. Cinere – Kota Depok021-7777772, 7777773021-7777774
8KK ITC DEPOKJl.Margonda Raya No. 56 Kota Depok  
9KK Jl.Raya Bogor Kota DepokJl.Raya Bogor Km 31 Ke.Sukmajaya  
10KK Jl.Raya Muchtar DepokJl.Raya Muchtar No.1 Sawangan Baru-Depok  
Bank BJB di Depok
11KK KK DEPOK TOWN SQUARE (DETOS)Jl. Margonda Raya No.1 Kota Depok  
12KK Pusat Pelayanan Satu Atap Kota DepokJl. Margonda Raya No. 54 Kota Depok  
13KK Waroeng bjb Pondok RajegKp. Sawah RT 0004/0004 Kel. Jatimulya Kec. Cilodong Kota Depok021-7777772, 7777773021-7777774
Bank BJB di Depok
Pendirian BPD Jawa Barat dilatarbelakangi oleh Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 33/1960 tentang penentuan perusahaan di Indonesia milik Belanda yang dinasionalisasi. Salah satu perusahaan milik Belanda yang berkedudukan di Bandung yang dinasionalisasi adalah De Erste Nederlansche Indische Shareholding N.V., sebuah bank hipotek.  Sebagai tindak lanjut atas diberlakukannya PP tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Akta Notaris Noezar nomor 152 tanggal 21 Maret 1961 dan nomor 184 tanggal 13 Mei 1961 dan dikukuhkan dengan Surat Keputusan Gubernur Provinsi Jawa Barat nomor 7/GKDH/BPD/61 tanggal 20 Mei 1961, mendirikan PD Bank Karya Pembangunan Daerah Jawa Barat dengan modal dasar untuk pertama kali berasal dari kas daerah sebesar Rp 2.500.000,00.  Untuk menyempurnakan kedudukan hukum Bank Karya Pembangunan Daerah Jawa Barat, dikeluarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 11/PD-DPRD/72 tanggal 27 Juni 1972 tentang kedudukan hukum Bank Karya Pembangunan Daerah Jawa Barat sebagai perusahaan daerah yang bergerak di bidang perbankan.  Selanjutnya melalui Peraturan Daerah Propinsi Jawa Barat Nomor 1/DP-040/PD/1978 tanggal 27 Juni 1978, nama PD Bank Karya Pembangunan Daerah Jawa Barat diubah menjadi Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat.  Pada tahun 1992, aktivitas Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat ditingkatkan menjadi bank umum devisa berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia Nomor 25/84/KEP/DIR tanggal 2 November 1992 serta berdasarkan Perda Nomor 11/1995 dengan sebutan Bank Jabar beserta logo baru..  Dalam rangka mengikuti perkembangan perekonomian dan perbankan, maka berdasarkan Perda Nomor 22/1998 dan akta pendirian nomor 4 tanggal 8 April 1999 berikut akta perbaikan nomor 8 tanggal 15 April 1999 yang telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia tanggal 16 April 1999, bentuk hukum Bank Jabar diubah dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT).  Untuk memenuhi permintaan masyarakat akan terselenggaranya jasa layanan perbankan yang berlandaskan syariah, maka sesuai dengan izin Bank Indonesia Nomor 2/18/DpG/DPIP tanggal 12 April 2000, terhitung sejak tanggal 15 April 2000, Bank Jabar menjadi BPD pertama di Indonesia yang menjalankan sistem perbankan ganda dengan memberikan layanan perbankan secara konvensional dan syariah.  Pada bulan Juli 2010, Bank BJB menjadi BPD pertama di Indonesia yang melantai saham di Bursa Efek Indonesia.. Alamat kantor bank BJB di Depok
call-center-bank-bjb-14049