Kantor Bank CIMB Niaga di Palangkaraya

Bank CIMB Niaga di Palangkaraya

Kantor bank CIMB Niaga di Palangkaraya provinsi Kalimantan Tengah. Alamat, no telpon dan no facimile. 

No Cabang Alamat Telepon
1 PALANGKARAYA Jl. Ahmad Yani Kec. Pahandut Kel. Pahandut Palangkaraya 73111  (0536) 3233333
2 Palangkaraya – Tuhup PT. Asmin Koalindo Tuhup Camp Desa Bentuan Kab. Murung Raya Kalimantan Tengah  

Kantor bank CIMB Niaga di Palangkaraya. Logo-Bank-CIMB-Niaga CIMB Niaga pertama kali didirikan pada tanggal 26 September 1955 sebagai bank swasta nasional dengan nama Bank Niaga. Setelah terbentuk, membangun nilai-nilai inti dan profesionalisme karyawan menjadi perhatian utama bank. Pada tahun 1969, ketika sektor swasta di Indonesia dilanda krisis, Bank Niaga mampu bertahan dan berhak memperoleh jaminan dari Bank Indonesia. Bank Niaga kemudian merevisi rencana usahanya pada tahun 1974, dan berganti menjadi bank umum agar dapat memenuhi kebutuhan nasabah.  Pada tahun 1976 Bank Niaga meluncurkan Program Kredit Profesional, yaitu pinjaman bagi para profesional seperti ahli teknik, dokter, dan sebagainya. Selanjutnya, pada tahun 1981-1982, Bank Niaga menjadi bank pertama di Indonesia yang menerapkan sistem perbankan jaringan (online) dan sistem jaringan kantor cabang. Langkah berikut yang ditempuh Bank Niaga adalah membentuk jaringan unit usaha penukaran valuta asing resmi di sejumlah kantor cabang pada tahun 1985 beserta beragam produk baru. Pada tahun 1987, Bank Niaga membedakan dirinya dari pesaingnya di pasar domestik dengan menjadi Bank yang pertama menawarkan nasabahnya layanan perbankan melalui mesin ATM di Indonesia.  Pada Juni 1989 merupakan tahun Bank Niaga melakukan penawaran saham perdana sehingga menjadi perusahaan terbuka. Saham yang ditawarkan laris dibeli, dan saham yang dipesan mencapai empat kali lipat dibanding jumlah saham yang diterbitkan (20.9 juta saham).  Bank Niaga mulai menyediakan layanan bagi nasabah kelas menengah-atas pada tahun 1998, guna memperbesar jumlah nasabah.  Pada tahun 1999, Bank Niaga menjadi bank di bawah pengawasan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) karena dana pemegang saham untuk rekapitalisasi kurang dari 20%.  Commerce Asset Holdings Berhad (CAHB), yang sekarang dikenal luas sebagai CIMB Group Holdings Berhad, mengakuisisi saham Bank Niaga pada tahun 2002. Tahun 2007, seluruh kepemilikan saham berpindah ke CIMB Group sebagai bagian dari reorganisasi internal untuk mengkonsolidasi kegiatan seluruh anak perusahaan CIMB Group. Pada bulan Mei 2008, Bank Niaga resmi berubah nama menjadi Bank CIMB Niaga. Dalam rangka memenuhi kebijakan Single Presence Policy (SPP) yang ditetapkan Bank Indonesia, Khazanah Nasional Berhad sebagai pemilik saham mayoritas Lippo Bank dan juga saham pengendali Bank Niaga (melalui CIMB Group), melakukan penggabungan (merger) kedua bank tersebut secara resmi pada tanggal 1 November 2008 yang diikuti dengan pengenalan logo kepada masyarakat luas[2]. Kantor bank CIMB Niaga di TasikmalayaCall-Center-Bank-CIMB-Niaga-14042 Kantor bank CIMB Niaga di Tasikmalaya. Logo-Bank-CIMB-Niaga CIMB Niaga pertama kali didirikan pada tanggal 26 September 1955 sebagai bank swasta nasional dengan nama Bank Niaga. Setelah terbentuk, membangun nilai-nilai inti dan profesionalisme karyawan menjadi perhatian utama bank. Pada tahun 1969, ketika sektor swasta di Indonesia dilanda krisis, Bank Niaga mampu bertahan dan berhak memperoleh jaminan dari Bank Indonesia. Bank Niaga kemudian merevisi rencana usahanya pada tahun 1974, dan berganti menjadi bank umum agar dapat memenuhi kebutuhan nasabah.  Pada tahun 1976 Bank Niaga meluncurkan Program Kredit Profesional, yaitu pinjaman bagi para profesional seperti ahli teknik, dokter, dan sebagainya. Selanjutnya, pada tahun 1981-1982, Bank Niaga menjadi bank pertama di Indonesia yang menerapkan sistem perbankan jaringan (online) dan sistem jaringan kantor cabang. Langkah berikut yang ditempuh Bank Niaga adalah membentuk jaringan unit usaha penukaran valuta asing resmi di sejumlah kantor cabang pada tahun 1985 beserta beragam produk baru. Pada tahun 1987, Bank Niaga membedakan dirinya dari pesaingnya di pasar domestik dengan menjadi Bank yang pertama menawarkan nasabahnya layanan perbankan melalui mesin ATM di Indonesia.  Pada Juni 1989 merupakan tahun Bank Niaga melakukan penawaran saham perdana sehingga menjadi perusahaan terbuka. Saham yang ditawarkan laris dibeli, dan saham yang dipesan mencapai empat kali lipat dibanding jumlah saham yang diterbitkan (20.9 juta saham).  Bank Niaga mulai menyediakan layanan bagi nasabah kelas menengah-atas pada tahun 1998, guna memperbesar jumlah nasabah.  Pada tahun 1999, Bank Niaga menjadi bank di bawah pengawasan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) karena dana pemegang saham untuk rekapitalisasi kurang dari 20%.  Commerce Asset Holdings Berhad (CAHB), yang sekarang dikenal luas sebagai CIMB Group Holdings Berhad, mengakuisisi saham Bank Niaga pada tahun 2002. Tahun 2007, seluruh kepemilikan saham berpindah ke CIMB Group sebagai bagian dari reorganisasi internal untuk mengkonsolidasi kegiatan seluruh anak perusahaan CIMB Group. Pada bulan Mei 2008, Bank Niaga resmi berubah nama menjadi Bank CIMB Niaga. Dalam rangka memenuhi kebijakan Single Presence Policy (SPP) yang ditetapkan Bank Indonesia, Khazanah Nasional Berhad sebagai pemilik saham mayoritas Lippo Bank dan juga saham pengendali Bank Niaga (melalui CIMB Group), melakukan penggabungan (merger) kedua bank tersebut secara resmi pada tanggal 1 November 2008 yang diikuti dengan pengenalan logo kepada masyarakat luas[2]. Kantor bank CIMB Niaga di Kantor bank CIMB Niaga di Tasikmalaya. Logo-Bank-CIMB-Niaga CIMB Niaga pertama kali didirikan pada tanggal 26 September 1955 sebagai bank swasta nasional dengan nama Bank Niaga. Setelah terbentuk, membangun nilai-nilai inti dan profesionalisme karyawan menjadi perhatian utama bank. Pada tahun 1969, ketika sektor swasta di Indonesia dilanda krisis, Bank Niaga mampu bertahan dan berhak memperoleh jaminan dari Bank Indonesia. Bank Niaga kemudian merevisi rencana usahanya pada tahun 1974, dan berganti menjadi bank umum agar dapat memenuhi kebutuhan nasabah.  Pada tahun 1976 Bank Niaga meluncurkan Program Kredit Profesional, yaitu pinjaman bagi para profesional seperti ahli teknik, dokter, dan sebagainya. Selanjutnya, pada tahun 1981-1982, Bank Niaga menjadi bank pertama di Indonesia yang menerapkan sistem perbankan jaringan (online) dan sistem jaringan kantor cabang. Langkah berikut yang ditempuh Bank Niaga adalah membentuk jaringan unit usaha penukaran valuta asing resmi di sejumlah kantor cabang pada tahun 1985 beserta beragam produk baru. Pada tahun 1987, Bank Niaga membedakan dirinya dari pesaingnya di pasar domestik dengan menjadi Bank yang pertama menawarkan nasabahnya layanan perbankan melalui mesin ATM di Indonesia.  Pada Juni 1989 merupakan tahun Bank Niaga melakukan penawaran saham perdana sehingga menjadi perusahaan terbuka. Saham yang ditawarkan laris dibeli, dan saham yang dipesan mencapai empat kali lipat dibanding jumlah saham yang diterbitkan (20.9 juta saham).  Bank Niaga mulai menyediakan layanan bagi nasabah kelas menengah-atas pada tahun 1998, guna memperbesar jumlah nasabah.  Pada tahun 1999, Bank Niaga menjadi bank di bawah pengawasan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) karena dana pemegang saham untuk rekapitalisasi kurang dari 20%.  Commerce Asset Holdings Berhad (CAHB), yang sekarang dikenal luas sebagai CIMB Group Holdings Berhad, mengakuisisi saham Bank Niaga pada tahun 2002. Tahun 2007, seluruh kepemilikan saham berpindah ke CIMB Group sebagai bagian dari reorganisasi internal untuk mengkonsolidasi kegiatan seluruh anak perusahaan CIMB Group. Pada bulan Mei 2008, Bank Niaga resmi berubah nama menjadi Bank CIMB Niaga. Dalam rangka memenuhi kebijakan Single Presence Policy (SPP) yang ditetapkan Bank Indonesia, Khazanah Nasional Berhad sebagai pemilik saham mayoritas Lippo Bank dan juga saham pengendali Bank Niaga (melalui CIMB Group), melakukan penggabungan (merger) kedua bank tersebut secara resmi pada tanggal 1 November 2008 yang diikuti dengan pengenalan logo kepada masyarakat luas[2]. Kantor bank CIMB Niaga di PalangkarayaCall-Center-Bank-CIMB-Niaga-14042 Kantor bank CIMB Niaga di Palangkaraya

One Reply to “Kantor Bank CIMB Niaga di Palangkaraya”

  1. Dodi Setiawan

    Saya ingin berbagi pengalaman buruk dan betapa mengecewakannya perihal Bank CIMB Niaga Cabang Palangkaraya yang ada di Jalan. Dr. Murjani. Jadi begini ya, waktu itu saya ingin membuat rekening ponsel, sebenarnya sih saya sudah membuat rekening ponsel secara online, dan sudah bisa langsung digunakan tapi karena teman2 saya yang saya tanyakan perihal cara penggunaan rekening ponsel juga tidak paham, mungkin karena mereka belum pernah menggunakan rekening ponsel juga seperti saya, jadi mereka menyarankan untuk membuat ulang rekening nya di bank. Nah saat itu saya membuat ulang rekening ponsel saya, di Bank CIMB Niaga cabang Palangkaraya yang ada di Jalan. Dr. Murjani. Sebelum saya merencanakan berangkat untuk membuat ulang rekening ponsel saya. Saya sempat menonton youtube tentang cara penarikan dan penyetoran tunai di ATM CIMB niaga. Nah saya rasa, saya perlu tau terlebih dahulu tentang cara penarikan dan penyetoran melalui ATM CIMB niaga agar tidak bingung dan perlu lama2 mendengarkan penjelasan dari karyawan Bank nya, dan saya juga mau meminimalisir waktu agar urusan pembuatan rekening ponsel dan setoran tidak terlalu lama jika saya sudah paham caranya, setelah saya tau, saya pun setelahnya pergi ke Bank CIMB Niaga cabang Palangkaraya yang ada di Jalan. Dr. Murjani, Sesampainya di sana, pertama saya agak kebingungan, karena ternyata parkiran untuk Bank CIMB Niaga cabang Palangkaraya yang ada di Jalan. Dr. Murjani itu ada di samping nya, bukan di depan nya. Waktu saya bingung disitu ada satpam yang tua. Yang memberitahu dengan baik2 jikalau parkiran nya ada di sebelah Bank, dan bukan di depannya. Setelah saya memarkirkan motor saya, saya masuk kedalam Bank. Jadi Bank CIMB Niaga cabang Palangkaraya yang ada di Jalan. Dr. Murjani ini punya dua satpam, 1. Satpam yang lebih tua waktu itu menjaga di depan Bank dan satu nya yang muda menjaga di balik pintu di dalam bank. Setelah saya masuk kedalam, satpam kedua menanyakan seperti biasa dengan baik dan sopan, dia menanyakan apakah ada yang bisa saya bantu. Lalu saya bilang, saya ingin membuat rekening ponsel, lalu satpam kedua memberikan formulir pendaftaran untuk membuat rekening ponsel. Dari awal, pertengahan, sampai saya selesai membuat rekening ponsel, semua lancar2 saja. setelah saya selesai membuat rekening ponsel, karyawan Bank CIMB Niaga memberitahukan kepada saya, bahwa di anjurkan melakukan setoran minimal 20 ribu untuk aktifasi akun, begitu kata karyawan CIMB Niaga. Nah setelah selesai membuat rekening ponsel, saya pun ingin melakukan setoran tunai melalui ATM CIMB Niaga, seperti yang di anjurkan karyawan CIMB Niaga. Karena saya sudah tau cara untuk melakukan setoran tunai malulu ATM CIMB Niaga, jadi saya mau langsung menuju ke ATM CIMB Niaga nya saja. Saat saya keluar melalui pintu bank, satpam kedua yang berdiri di dekat pintu di dalam Bank, berbicara dengan seseorang yang saya tidak tau itu siapa, mungkin saja itu temannya, tapi posisi mereka berbicara berada di sisi kiri dan kanan pintu, yang akhirnya jika saya ingin keluar saya harus lewat di tengah2 mereka yang sedang berbicara, tapi saya rasa saat itu saya sudah cukup sopan walaupun dia hanya sebatas satpam di Bank CIMB Niaga, dan perbincangan mereka yang seharusnya tidak berada di antara pintu, saat saya lewat, saya agak merendahkan badan saya dan mengatakan permisi. Saat sudah di luar, saya bingung, karena ATM CIMB Niaga yang berapa di Bank CIMB Niaga cabang Palangkaraya yang ada di Jalan. Dr. Murjani ternyata ada di dalam bank nya, bukan di luar Bank seperti Mesin-Mesin ATM Bank kebanyakan. Lalu karena saya sadar ATM CIMB Niaga untuk melakukan setoran ada di dalam Bank nya, jadi saya kembali lagi ke dalam. Saat saya masuk kembali ke dalam bank, Satpam kedua yang tadi berbicara menghalangi pintu, masih berbicara dengan seseorang yang berbicara dengannya sebelum nya, lalu dia berhenti berbicara dengan seseorang yang mungkin temannya itu. Lalu menanyakan kepada saya dengan nada bicara yang kurang sopan, dia menanyakan apa yang ingin saya lakukan. Lalu saya menjawab, Saya ingin melakukan Setoran Tunai di ATM CIMB Niaga. Lalu dia menjawab dengan nada kurang sopan, membentak, dan juga kesal, yang bahkan saya sendiri tidak tau kenapa dia berlaku seperti itu. Dia mengatakan, terus kenapa tadi keluar main lewat2 ja. Sudah tau ATM nya di dalam(dengan nada yang tidak sopan, dan emosi). Lalu saya menjawab lagi, Saya kira ATM nya di luar mas. Lalu dia langsung membentak dan dengan tidak sopan nya, mengarahkan tapi dengan memerintah dengan nada bicara yang seperti membentak. Dia mengatakan perintah-perintah tentang tata cara melakukan setoran Tunai melalui ATM CIMB Niaga dengan nada yang kurang sopan,Hingga selesai saya pun keluar dari Bank dan Pulang.

    Yang membuat saya sangat kecewa hari itu adalah perlakuan Satpam muda yang ada di dalam Bank pada hari itu. Sangat teramat sangat mengecewakan. Karena, pertama, saya tidak tau, kenapa? alasan dia emosi? Dan kalaupun dia emosi, tidak seharusnya mengarahkan kepada nasabah Bank CIMB Niaga. Saya sangat menyayangkan sekali. Bank CIMB Niaga Cabang Palangkaraya yang ada di Jalan. Dr. Murjani, mempekerjakan satpam seperti itu. Karena dia melalaikan tugas nya dengan berbicara menghalangi pintu untuk para nasabah lewat, dan bersikap kasar layaknya preman tak berpendidikan.

    Itulah kekecewaan saya, ketidaknyamanan saya, terkait pengalaman di Bank CIMB Niaga Cabang Palangkaraya yang ada di Jalan. Dr. Murjani, saya harap pihak Bank CIMB Niaga Cabang Palangkaraya yang ada di Jalan. Dr. Murjani dapat secepat mengganti satpam yang bermoral kurang baik itu. karena jujur, saya sangat teramat sangat. Tidak mau mengunjungi Bank itu lagi. Sampai pihak Bank mengganti satpam yang bermoral kurang baik itu.

    Karena menurut saya, untuk fitur perbankan, Bank CIMB Niaga, sudah sangat membantu dan sangat sederhana dalam penggunaanya di banding Bank lain. Tapi cuman karena Satpam yang kurang bermoral, Nama Bank atau kantor cabang. Jadi taruhan nya.

    Sekian dan terima kasih

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.